Ya, semua pecinta sepak bola seluruh dunia terkejut saat Belanda tidak lolos fase grup Piala Eropa tahun ini. Gimana enggak, Belanda menjadi salah satu unggulan juara selain Spanyol dan Jerman. Setelah berhasil meraih predikat Runner-up di Piala Dunia 2 tahun sebelumnya, tidak berlebihan memang jika predikat unggulan kembali disematkan pada negara penjajah republik kita ini.
Tergabung di grup neraka tidak membuat predikat unggulan hilang dari Belanda. Bersama Jerman, Portugal, dan Denmark, Belanda masih diunggulkan untuk lolos menemani unggulan lain, Jerman. Tapi kenyataannya?? Miris. Sang unggulan bahkan tak meraih "satupun" poin di grup ini. Melawan tim yang dianggap terlemah di grup ini, Denmark, pasukan Oranje diluar dugaan takluk 0-1. Dan kekalahan pun kembali dialami di 2 laga sisa yang membuat Belanda harus pulang lebih awal. Miris dan memalukan memang.
Tapi ada fakta menarik disana. Coba kita tengok 4 tahun lalu, tepatnya di Piala Eropa 2008 Swiss-Austria. Grup neraka kala itu dihuni oleh 3 tim raksasa yaitu, Juara Dunia 2006, Italia, Runner-up Piala Dunia 2006, Prancis, dan Belanda. Prancis dan Italia diprediksi bisa melaju ke babak selanjutnya setelah sukses di gelaran Piala Dunia 2006. Namun faktanya, hanya Italia yang berhasil membuktikan prediksi tersebut. Sang runner-up Piala Dunia 2006, Prancis, gagal melaju ke babak 8 besar. Mungkin inilah nasib buruk yang menular ke Belanda di tahun ini, "Sang Runner-up yang Malang".
Tak berhenti sampai disitu, "anomali" Runner-up Piala Dunia juga terjadi di 4 tahun sebelumnya. Ya, di Piala Eropa 2004, Jerman yang berlabel Runner-up Piala Dunia 2002 Korea-Jepang harus tersingkir dengan tragis tanpa meraih sekalipun kemenangan. Tergabung di grup D bersama Belanda, Ceko, dan Latvia, Jerman dua kali bermain imbang, dan satu kali menderita kekalahan. Bahkan saat berhadapan dengan Latvia yang baru menjalani debut pertamanya di Piala Eropa, Jerman hanya mampu bermain imbang tanpa gol. Belanda dan Ceko lah yang akhirnya mewakili grup ini.
Di Piala Eropa 2000 Belgia-Belanda, "kutukan" ini tidak berlaku, karena Runner-up diraih oleh Brasil, negara dari benua Amerika. Saat itu Prancis berhasil menjadi kampiun dengan mengalahkan Italia secara dramatis di final.
Namun di tahun 1996, ini terjadi. Dan mungkin inilah awal dari semua kesialan yang dialami para Runner-up Piala Dunia. Kali ini Italia yang menjadi korbannya. Tampil perkasa di Piala Dunia '94 USA, Italia harus menyerah di babak penyisihan grup setelah kalah bersaing dengan Jerman dan Rep.Ceko. Sebenarnya Italia mempunyai poin yang sama dengan Rep.Ceko, namun Italia kalah head-to-head dengan Ceko. Italia pun harus angkat koper lebih cepat di gelaran Euro ke-10 ini.
Itulah beberapa anomali yang terjadi. Percaya atau tidak, itu memang benar-benar terjadi, sejak tahun 1996 hingga sekarang. Akankah hal yang sama akan terjadi 4 tahun ke depan?? We will see :))
Jumat, 22 Juni 2012
Langganan:
Postingan (Atom)

